• Opini

    Hati-hati Jebakan Framing

    Di dunia maya beredar foto Jokowi diajak swa-foto oleh warga sedangkan Anies tidak. Lalu warganet menyoraki Anies yang [kelihatannya] dicueki. Benarkah? Kita tidak bisa serta-merta menyimpulkan hanya dari sepotong foto karena kita tidak tahu konteks saat foto itu diambil. Memang satu gambar mewakili seribu kata-kata, namun dalam selembar foto juga ada istilah framing, yaitu teknik memilih sepotong adegan dengan membuang bagian-bagian lainnya. Tujuannya untuk menonjolkan kesan tertentu. Kita juga tidak tahu adegan sebelum dan sesudah foto itu diambil. Bisa jadi mereka berswafoto dengan Anies saat sebelum atau setelahnya. Lalu jika ada orang kebetulan memotret itu, dia bisa saja memframing bahwa Anies lebih laku daripada Jokowi. Jadi jangan tergopoh-gopoh menyimpul hanya…

  • Opini

    Korban Perkosaan Malah Dihukum!

    Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Pepatah ini tepat untuk menggambarkan nasib seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Jambi berinisial WA. Dia divonis penjara selama 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Muara Bulian pada 19 Juli 2018 karena melakukan aborsi. WA melakukan aborsi karena ia hamil akibat diperkosa oleh kakak kandungnya sendiri. Secara umum, praktik memang dilarang oleh hukum. Meski demikian, berdasarkan Pasal 75 (2) UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009, ada pengecualian dengan kondisi tertentu. Tindakan aborsi diizinkan jika ada indikasi kedaruratan medis yang dideteksi sejak usia dini kehamilan yaitu jika: Mengancam nyawa ibu dan/atau janin, Kehamilan itu akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan. Pada pasal…