• Parodi

    KEMENANGAN ARJUNA YANG DIRAIH DENGAN CURANG

    Arjuna, selain dikenal sebagai lelananging jagad alias playboy, dia juga dikenal sebagai pemanah nomor wahid sejagat. Kehebatannya ini berkat bimbingan resi Durna. Pada suatu hari, ada seorang pangeran mendatangi resi Durna. Namanya Ekalaya. Dia berasal dari kaum Nisada, sebuah kaum pemburu. Tujuan kedatangannya adalah untuk belajar memanah dari resi Dorna. Dia meminta supaya resi Durna mengagkatnya sebagai murid. Tapi keinginannya ini ditolak oleh resi Dorna. Didorong oleh keinginan yang kuat, Ekalaya akhirnya belajar memanah secara otodidak. Dia masuk ke dalam hutan dan membuat patung resi Dorna. Patung itu dianggapnya seolah-olah sebagai guru yang menurunkan ilmu-ilmu memanah. Berkat kegigihannya dalam berlatih, Ekalaya menjadi seorang prajurit yang dengan capaian yang luar biasa dalam ilmu…

  • Catatan Pribadi

    Revolusi Putih yang Masih Abu-abu

    Hasyim temui Gabener Now untuk mengusulkan program #RevolusiPutih, ide dari kakaknya, yaitu Prabowo. Inti program ini adalah pemberian tambahan makan siang gratis bagi siswa yang kismin. Menu yang diusulkan adalah susu, telur, dan kacang hijau yang memiliki kandungan protein tinggi. Ide #revolusiputih ini tak urung mendapat kritikan dari menteri kesehatan dan menteri kelautan dan perikanan. Menkes berkilah bahwa jumlah produksi susu domestik tak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam jumlah banyak. Sebagai alternatif asupan protein, selain dari susu, dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi ikan. Itu sebabnya bu Susi sangat gencar mengampanyekan makan ikan. Kalau tidak makan ikan, maka akan ditenggelamkan. Tapi apakah solusinya sesederhana itu. Tampaknya tidak. Usulan program ini bukan semata-mata…

  • Catatan Pribadi

    Itik Bertelur, Ayam Mengerami

    “Itik se atellor, ajam se ngeremme. Itik yang bertelur, ayam yang mengerami. Seseorang yang bekerja keras, hasilnya dinikmati orang lain” Apa arti PRI-Bahasa ini? Itik atau bebek adalah hewan yang punya kebiasaan bertelur sembarangan. Di mana saja dorongan bertelur muncul, dia akan bertelur. Setelah itu itik akan pergi begitu saja. Dia terlihat tidak mempedulikan keturunannya. Beda dengan ayam. Ayam akan bertelur di sarangnya (Petarangan dalam bahasa Jawa). Setelah itu, ayam akan mengerami telurnya. Mengapa itik kelihatan tidak peduli pada telurnya? Mengapa itik tidak mengerami telurnya? Apakah itik tidak peduli pada keberlangsungan ras-nya? Jawabannya adalah pada anatomi itik. Itik tidak punya sayap yang cukup lebar untuk menyelimuti seluruh telur sehingga tercipta…

  • Konsumen

    GULA: MANIS RASANYA, PAHIT DAMPAKNYA

          Gula disukai banyak orang karena rasa manisnya.  Tetapi akibat pahitnya bisa muncul, yaitu berupa ketidak‑seimban­gan diet dan kekurangan gizi. Sebab, satu‑satunya kelebi­han gula hanyalah sebagai penyedia energi. Karena itu, bila kita menelan gula secara berlebihan, akan cepat merasa kenyang dan merasa enggan menyantap makanan lain­nya yang dibutuhkan tubuh. Padahal gula tidak mengan­dung zat gizi, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Pada dasarnya gula adalah sejenis kar­bohidrat yang paling sederhana. Sedan­gkan sudah kita ketahui bahwa tubuh memerlukan karbohidrat dalam senyawa yang kompleks. Senyawa ini memberikan berbagai zat yang diperlukan tubuh untuk bermetabolisme. Sebagai senyawa karbo­hidrat yang sederhana, gula hanya menyumbangkan energi berupa kalori ba­gi tubuh. Lainnya itu tidak…

  • Renungan

    Jagalah Hati

    Restoran siap saji di Thailand membuat blunder di Facebook. Saat gempa di sekitar Aceh pada tanggal 12 April 2012, yang memicu peringatan tsunami, restoran ini mengirim pesan agar masyarakat bergegas ke rumah untuk memantau berita dan memesan satu kotak menu ayam goreng. Ketika warga Negeri Gajah Putih itu diminta menjauhi kawasan pantai, restoran ini menulis pesan di Facebook resmi mereka: “Ayo lekas pulang dan mengikuti berita soal gempa. Dan jangan lupa memesan menu favorit Anda.” Akibat pesan itu, restoran berlogo seorang kolonel ini diterjang ‘tsunami’ kecaman. Masyarakat menuding restoran ini tidak peka dan egois.  Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari…

  • Renungan

    Rahasia

    Robert Louis Stevenson menulis, “Kebohongan yang paling kejam itu adalah kebohongan yang dikatakan dengan diam-diam.” Pada zaman dengan teknologi komunikasi yang canggih ini mudah sekali membuat rumor atau informasi bohong. Saya sering menemukan informasi palsu yang beredar luas secara diam-dial melalui SMS, email atau broadcast di blackberry message. Kadang informasi itu merugikan pihak tertentu, namun yang bersangkutan tidak dapat membantah atau memberikan penjelasan yang benar karena semuanya bersifat diam-diam. “Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.” (Markus 4:22) Berbicara secara langsung adalah kebiasaan baik yang perlu dipupuk dalam pernikahan. Jika kita masih membicarakan orang lain secara diam-diam,…

  • Renungan

    CLBK

    Pernah dengar CLBK? Itu singkatan dari “Cinta Lama Bersemi Kembali.” Fenomena ini marak akhir-akhir ini seiring dengan semakin banyaknya pengguna media sosial lewat internet. Dengan fasilitas teknologi informasi, si pengguna dapat menemukan kembali teman-temannya yang sudah puluhan tahun berpisah. Termasuk di antaranya berhubungan kembali dengan orang yang pernah menjadi teman istimewa di masa lalu. Maka cinta lama yang sudah pupus itu bersemi kembali. Akibatnya, hal ini mengguncang kehidupan pernikahan karena pasangannya menjadi cemburu. Kecemburuan dalam pernikahan ternyata setua dengan umur peradaban manusia. Pada zaman Musa bahkan ada peraturan yang harus dilakukan jika seorang suami merasa cemburu pada isterinya. Bagaimana caranya supaya tidak muncul fenomena CLBK? Kita harus selalu mendoakan kehidupan…

  • Renungan

    Persembahan dalam Pernikahan

    “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik.” (Mikha 6:8) Dalam bacaan ini, Allah merasa muak dengan semua bentuk pengorbanan yang diberikan oleh bangsa Israel. Mereka melakukannya bukan sebagai bentuk cinta kepada Allah, melainkan sebagai semacam penyuapan agar Allah tidak memurkai mereka. Nabi Mikha mengatakan bahwa Allah tidak berkenan dengan “ribuan domba jantan” dan “puluhan ribu curahan minyak.” Daripada menerima persembahan berupa benda-benda tersebut, Allah lebih berkenan menerima persembahan berupa perbuatan yang adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati. Demikian juga dalam pernikahan kita dipanggil untuk mengasihi dan memberi hormat (Ef 5:33). Kita juga perlu berperilaku yang menunjukkan adanya belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran (Kol 3:12).…

  • Renungan

    Identitas

    Di galangan kapal, seorang kapten naik ke kapal yang baru saja dibuat. Sayup-sayup dia mendengar suara-suara: “Aku adalah baling-baling”, “Aku adalah lunas”, “Aku adalah papan kayu”, “Aku adalah lampu.” Masing-masing bangga dengan identitasnya. Ketika kapal itu mulai melaut, badai besar menghantamnya. Masing-masing bagian kapal berusaha menyelamatkan diri dari badai ganas itu. Lalu sang kapten segera mengambil kendali. Dia memerintahkan semua bagian kapal untuk bekerja sama. Di tengah deru angin topan, sayup-sayup sang kapten mendengar kembali suara-suara dari bagian kapal. Kali ini suara mereka seragam, “Aku adalah kapal!” Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem;…

  • Renungan

    Kacamata Hitam

    Dalam sebuah acara persekutuan, saya meminta setiap orang untuk menuliskan kekurangan dirinya. Ada banyak hasil yang didapatkan dalam sekejap. Namun ketika mereka diminta untuk menuliskan kelebihan yang dimiliki, ternyata hasil yang didapat lebih sedikit.  Demikianlah, manusia cenderung mudah menemukan sisi buruk daripada sisi baik. Yesus mengajarkan, jika kita memandang orang lain dengan kacamata hakim, maka kita akan melihat orang lain sebagai tersangka, bukan sebagai teman. Akan tetapi ketika kita mulai menaruh hormat dan memandang orang lain sebagai citra Allah, maka kita memasuki hubungan antar manusia yang hangat. Dampak kacamata ini sangat kuat di dalam pernikahan. Dua orang yang hidup bersama dalam waktu yang lama akan mulai saling mengenal. Termasuk mengetahui…